Ini cerita dimana pepatah orang tua ada benarnya. Pada waktu itu tetanggsaya sakit dan meninggal dunia di rumah sakit jauh di luar kota karena sebelumnya harus dirujuk. Akhirnya diputuskanlah si mayit itu dibawa pulang pakai ambulan, Stlah administrasi selesai maka di angkatlah jenazah ke ambulans tersebut oleh keluarga serta turut membantu sang sopir ambulans.
Tak ada yang aneh di perjalanan, hingga tiba tiba sirine ambulan tersebut mati. Karena jarak kota cukup jauh dan posisi sudah jam 10 malam juga kebetulan si sopir juga lapar maka Stlah ijin dg pihak keluarga diputuskanlah sopir itu berhenti sekedar beli makn di warung simpang jalan. Ditengah makn itu tiba tiba ada bapak-bapak yang juga ikut beli maknan di warung itu.
Si sopir sedikit kaget karena menurutnya ia pernah melihat bapak itu tapi dimana dan kapan ia lupa. Akhirnya diingat wajah bapak itu barangkali nanti bsa ketemu lagi. Habis makn sopir melanjutkan lagi perjalanan ke rumah almarhum karena sudah ditunggu keluarga, Stlah sampai maka digotonglah mayat tersebut masuk kedalam rumah dan alangkah kagetnya orang disitu karena mulut mayat penuh dg nasi.
Melihat itu si sopir ambulan langsung pingsan, Stlah siuman ia bercerita semuanya ternyata bapak-bapak yang ditemui di warung makn tadi adalah si jenazah yang iantarkan nya itu. Pantesan tadi bapak itu makn cepet banget ujarnya. Ternyata ia arwah si mayit, keesokan harinya Stlah kejaian itu si sopir langsung mengundurkan diri dari kerjanya. Bener kata orang tua kalo antar jenazah jangan mampir-mampir bahaya, wassalam.
EmoticonEmoticon