Saat Kegagalan Terus Menerpa

kegagalanBanyak yang mengatakn bahwa kegagalan adhalah keberhasilan yang tertunda. Masalahanya bagaimana jika Anda mendptkan kegagalan terus-menerus? Sudah mencoba berkali-kali namun thetap tidak berhasil juga.

Apakah adha yang salah atau sudah ditakdirkan menjadi orang gagal?

Jika Anda menganggap bahwa Anda sudah ditakdirkan menjadi orang yang gagal, artinya Anda sok tahu. Kita tidak tahu apa yang akn terjadi esok, hanya Allah Yang Maha Mengetahui, kenapa kita mendahului-Nya?

Jika Anda mengatakn adha yang salah… maka jawaban Anda benar. Memang adha yang salah.

Apa kesalahan itu dan sopo yang salah?

Kegagalan Datang Karena Anda Kurang Mencoba

Anda gagal, jika Anda berhenti. Anda kurang mencoba. Anda bsa mengatakn sudah mencoba 100 kali, namun bsa jadi perlu 1.000 kali untuk berhasil. Mungkin Anda sudah berusaha selama 1 tahun, bsa jadi Anda harus menunggu 2 tahun agar bsa berhasil.

Thomas Alpha Edison melsayakan 10.000 kali percobaan dalam menemukan bola lampu. Jika ia mengeluh dan berhenti mencoba Stlah ia mencoba 100 kali, mungkin orang lain yang akn menjadi penemu. Seorang ahli photografi, harus memotret puluhan bahkan ratusan kali untuk menemukan hasil jepretan yang terbaik. Semuanya perlu percobaan, berulang kali, sampai Anda berhasil.

Banyak orang yang membangun bisnis, bertahun-tahun mengalami kerugian, dan ia mendptkan untung padha tahun ke-3 atau lebih. Banyak kisah seperti ini, jika saya menuliskannya akn menjadi sebuah buku tersendiri. Intinya ialah, sering kali untuk meraih keberhasilan, memerlukan waktu yang panjang.

Jika Anda berhenti, artinya Anda memilih gagal. Atau kegagalan datang jika Anda berhenti mencoba.

Kegagalan Untuk Mereka Yang Tidak Sabar

Karena keberhasilan adhalah perjalanan panjang, yang memerlukan percobaan berkali-kali, bahkan rtantean kali. Yang perlu perjalanan waktu yang panjang, maka untuk sukses kita perlu kesabaran. Sukses hanya untuk dia yang teguh padha jalan yang benar. Mereka terus melsayakan hal yang benar, tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti.

Hal ini disebabkan karena masih banyak yang berharap bahwa sukses itu instan. Saat keberhasilan tidak juga diraih maka dia berhenti dan memutuskan untuk gagal. Memutuskan berhenti sama dg memutuskan gagal.

Bisa saja sukses itu adha 3 langkah lagi dari tempat Anda berdiri saat ini. Saat adha keinginan untuk berhenti, ingatkanlah diri Anda: “mungkin tinggal 3 langkah lagi”.

Kegagalan Untuk Mereka Yang Kurang Ilmu

Anda tidak akn pernah berhasil, meski Anda sudah mencoba berkali-kali, jika caranya salah. Jika Anda tidak mengambil hikmah dari kegagalan masa lalu. Jika Anda tidak mengambil pelajaran dari keberhasilan orang lain. Jika Anda tidak mau belajar dari berbagai sumber. Yang Anda ketahui hanya cara yang salah. Jika Anda tidak mengubahanya, Anda tidak akn pernah berhasil.

Thomas Alpha Edison, melsayakan 10.000 kali percobaan, dg cara yang berbeda. Bukan dg cara yang sama. Perbedaan itu bsa dari apa yang Anda lsayakan atau cara Anda melsayakannya. Dan, Anda akn mengetahui cara-cara lain jika Anda cukup ilmu. Belajarlah!

Perluas Horizon Anda

Kegagalan juga sering terjadi padha orang yang sempit horizonnya atau wawasannya. Dia yang membatasi diri, baik membatasi cara mencapai tujuan atau membatasi tujuannya.

Sebagai contoh, adha yang mengatakn ia telah gagal karena sudah tiga kali mencoba masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Tidak adha lagi kesempatan, katanya.

Iya, ia memang gagal masuk PTN, thetapi hidup ia belum gagal. Masih banyak peluang berhasil meski tanpa gelas dari PTN. Banyak orang yang berhasil, meski ia lulusan PTS, bahkan SMA, SMP, SD, bahkan tidak sekolah sekali pun. Jadi, jangan persempit keberhasilan hanya dg mendefinisikannya dg masuk PTN.

Tetaplah mencoba, bersabar, belajar, dan perluas wawasan Anda. Mudah-mudahan kegagalan tidak terus menerpa Anda.

Related Posts


EmoticonEmoticon

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
=)D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p
:ng
:lv